Artikel

Kabar Gembira, Jalan Tol Semarang-Demak Siap Operasi Tahun 2022

 
 | ArusBaik

ArusBaik.id - Jalan tol Semarang-Demak siap beroperasi tahun 2022. Jalan tol ini merupakan bagian dari jaringan tol Jawa koridor Pantai Utara Jawa.

Secara khusus, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung pembangunan jalan tol Semarang-Demak di Desa Sidogemah, Kabupaten Demak.

"Sore hari ini saya meninjau proyek jalan tol Semarang-Demak yang merupakan bagian dari jaringan tol Jawa koridor Pantai Utara Jawa. Koridor ini akan menghubungkan Semarang, Demak, Rembang, Tuban, dan Gresik. Untuk ruas Gresik-Surabaya telah terhubung jalan tol dan telah dioperasikan," kata Presiden mengutip siaran pers Sekretariat Presiden, Jumat(11/6).

Jalan tol Semarang-Demak memiliki panjang 26,7 kilometer. Jalan tol ini terdiri atas seksi Kaligawe-Sayung sepanjang 10,39 kilometer yang direncanakan akan memulai konstruksi pada Januari 2022, dan seksi Sayung-Demak sepanjang 16,31 kilometer yang tengah menjalani proses konstruksi dan ditargetkan selesai pada tahun 2022 mendatang.

Kepala Negara menjelaskan jalan tol ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan lalu lintas secara signifikan yang biasa terjadi dari dan menuju Kaligawe dan Bandara Ahmad Yani, Kota Semarang.

"Ini yang sudah berpuluh tahun selalu macet karena kendaraan-kendaraan besar yang semuanya lewat di jalur ini," jelas Presiden Jokowi.

Selain itu, pembangunan jalan tol yang melewati kawasan pesisir Semarang ini nantinya juga mengintegrasikan tanggul laut yang akan mencegah masuknya air laut ke kawasan pemukiman penduduk di sekitarnya.

Dengan begitu, selain menghubungkan jalur transportasi antara Semarang dan Demak, adanya tanggul tersebut juga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir.

"Keistimewaan jalan tol ini adalah multifungsi. Selain meningkatkan konektivitas, jalan tol Semarang-Demak seksi I ini akan berfungsi sebagai pengendalian banjir rob dengan adanya fungsi kolam retensi dan adanya nanti tanggul laut," tuturnya.

Presiden mengatakan pembangunan jalan tol ini sekaligus sebagai pengembangan area yang tadinya terendam akan menjadi kering. Diharapkan area yang sudah kering tersebut bisa digunakan untuk kawasan industri dan pendukungnya serta pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Untuk diketahui, dari Januari hingga Mei 2021, proyek pembangunan ini telah menyerap 2.604 pekerja padat karya dengan anggaran senilai Rp1.436.013.572, sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah proyek.

Keberadaan Jalan Tol Semarang-Demak ini diharapkan akan meningkatkan konektivitas di wilayah Jawa Tengah bagian utara. Selain itu, bisa menghubungkan kawasan-kawasan strategis seperti pelabuhan, bandara, kawasan industri, dan kawasan pariwisata di sekitarnya sehingga juga dapat menggerakkan perekonomian setempat. (CHE)