Artikel

Tujuh Inovasi Program Kartu Prakerja

 
 | ArusBaik

ArusBaik.id - Salah satu problem ketenagakerjaan yaitu skill gap angkatan kerja Indonesia. Sebagai solusi, Pemerintah RI meluncurkan Program Kartu Prakerja yang sudah memasuki gelombang 14.

Agar manfaatnya kian maksimal, pemerintah melakukan beberapa terobosan. Di antaranya, melengkapi program-program pelatihan yang sudah ada, memberi bantuan biaya pelatihan secara langsung kepada peserta, dan juga memberi insentif usai rampung pelatihan.

"Inovasi dan cara-cara baru ditempuh," ujar Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari, pada Minggu (28/2), sebagaimana dikabarkan oleh Liputan6.com.

Denni menambahkan, inovasi ini akan memanfaatkan teknologi cloud dan pemrograman terbaik. Teknologi tersebut diharapkan mampu menembus batas agar proses berjalan cepat, akurat, transparan, berskala besar, sekaligus memberi kemampuan literasi digital demi tuntutan era 4.0.

Apa sajakah tujuh inovasi Program Kartu Prakerja? Pertama, cloud technology. Efisien, cepat, serta mampu memberi data real time dan reliable untuk melayani pendaftar dan peserta dalam jumlah besar.

Kedua, end-to-end digital. Pendaftaran dilakukan secara on-demand application, bersifat self-targeting melalui situs resmi.

Ketiga, menjalin kemitraan dengan swasta. PMO berbagi beban dengan mitra platform digital. Mitra platform digital dan mitra pembayaran bersaing untuk memberi pelayanan terbaik. Lembaga pelatihan pun bersaing untuk memberi pelayanan terbaik free entry and exit.

Keempat, melibatkan fintech. Program ini menjadi pionir program Government to Person (G2P) di Indonesia yang melibatkan fintech, berdampingan dengan bank.

Kelima, memberi kebebasan dalam memilih. Peserta bebas memilih platform digital, lembaga pelatihan, jenis pelatihan, dan rekening penampung dana insentif.

Keenam, menerapkan product and customer-first mindset. Kartu Prakerja adalah produk yang menjawab kebutuhan peserta. PMO mengevaluasi dari kacamata penerima manfaat melalui ulasan, rating, dan survei evaluasi.

Ketujuh, contact center yang Andal. PMO menyediakan berbagai saluran untuk melayani jutaan pertanyaan dan keluhan, termasuk hotline gratis hingga 1.100 telepon per hari. Hotline ini beroperasi setiap hari, pukul 08.00–20.00 WIB. PMO juga menyediakan web form 2.200 per hari, live chat 24.000 per hari, serta memiliki dashboard monitoring semua kanal.

Sebagaimana diulas Bisnis.com, Rabu (10/3), penegasan serupa diutarakan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kemenko Perekonomian, Rudy Salahuddin.

Menurutnya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ikut mendorong inklusi keuangan melalui Program Kartu Prakerja. Dan, inovasi Kartu Prakerja merupakan upaya mengoptimalkan teknologi oleh Pemerintah.


0 komentar untuk “Tujuh Inovasi Program Kartu Prakerja”
Berikan Komentar: