Artikel

Dear Warga +62, Jangan ke Luar Kota Dulu saat Libur Nasional!

 
 | ArusBaik

ArusBaik.id - Kasus Covid-19 secara nasional masih terus meningkat. Bahkan dalam beberapa hari terakhir tambahan kasus harian terus pecah rekor. Pemerintah juga telah memperketat PPKM Mikro hingga 5 Juli 2021.

Lonjakan kasus Covid-19 membuat mobilitas warga kembali dibatasi. Warga diminta untuk stay at home, dan tidak bepergian saat libur. Anjuran serupa juga berlaku bagi pegawai negeri sipil (PNS). Melalui edaran Menteri PANRB, PNS dilarang bepergian ke luar kota saat libur nasional.

Larangan pada PNS tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 13/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Cuti bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Selama Hari Libur Nasional Tahun 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19.

Ada dua poin utama dalam SE yang ditandatangani Menteri PANRB, Tjahjo Kumolo pada 25 Juni 2021 lalu.

Pertama, pembatasan kegiatan ke luar daerah untuk PNS selama hari libur nasional maupun sebelum dan sesudah hari libur nasional.

“Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah selama hari libur nasional tahun 2021 dan pada hari-hari kerja lainnya pada minggu yang sama dengan hari libur nasional, baik sebelum dan/atau sesudah hari libur nasional,” mengutip surat edaran tersebut, Minggu (27/6).

Pengecualian larangan kegiatan bepergian ini berlaku bagi:

  1. PNS yang bertempat tinggal dan bekerja di instansi yang berlokasi dalam satu wilayah aglomerasi untuk melaksanakan tugas kedinasan di kantor (WFO).

  2. PNS yang melaksanakan tugas kedinasan dan memperoleh surat tugas dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) atau Kepala Kantor Satuan Kerja.

  3. ASN yang dalam keadaan darurat perlu melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan telah mendapatkan izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di instansinya.

Kedua, pembatasan cuti pada saat sebelum dan/atau sesudah hari libur nasional pada minggu yang sama. Karena itu, PPK pada kementerian/lembaga/daerah selektif dalam memberikan izin cuti bagi para pegawai ASN pada periode waktu tersebut.

Pengecualian pembatasan cuti PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang mengajukan cuti melahirkan, sakit, atau alasan penting.

Poin selanjutnya, ASN wajib melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat serta menjadi contoh dalam menerapkan 5M dan 3T.

Penerapan 5M meliputi penggunaan masker dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilitas. Sedangkan 3T berupa testing, tracing, dan treatment.

“Dalam menerapkan hal tersebut, pegawai ASN agar menjadi contoh dan mengajak keluarga serta masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya,” tulis Menteri PANRB dalam SE tersebut.

PPK pada kementerian/lembaga/daerah diminta menjadi pedoman SE dan melakukan penegakan disiplin terhadap PNS melalui pemantauan dari PPK serta portal pelaporan lewat tautan https://s.id/LaranganBepergianASN

PPK juga berhak menjatuhkan hukuman disiplin bagi PNS yang melanggar ketentuan SE sesuai ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53/2010 dan Peraturan Pemerintah Nomor 49/2018.

“Paling lambat tiga hari kerja terhitung sejak tanggal setiap hari libur nasional, dengan format pelaporan sebagaimana tercantum dalam lampiran,” imbuh SE tersebut. (CHE)

Simak penjelasan ringkasnya berikut ini:


3 komentar untuk “Dear Warga +62, Jangan ke Luar Kota Dulu saat Libur Nasional!”

oleh Hilal bilqas  5 bulan yang lalu

"Hindarin kerumunan dan tetap jaga satu sama lain"

oleh Yunita fauziah  5 bulan yang lalu

"Klo masih ada yg keluar kota untuk liburan aduhh jgn dehh"

oleh Pasha zadeh  5 bulan yang lalu

"Jangan bandel dehh ikuti aturan aja"


Berikan Komentar: