Artikel

Enam Cara Efektif Kurangi Efek Samping Vaksinasi

 
 | ArusBaik

ArusBaik.id - Banyak orang ragu divaksin karena khawatir dengan efek sampingnya. Padahal, efek samping yang timbul seperti nyeri di lokasi suntikan hingga demam ringan merupakan pertanda bahwa kita baik-baik saja.

Para ahli menyebut efek samping ringan ini sebagai tanda bahwa tubuh sedang merespons vaksin. Efek samping seperti demam, nyeri, atau mungkin kelelahan yang dirasakan akan hilang dalam beberapa hari ke depan.

Setiap orang memiliki efek samping yang berbeda-beda, bahkan ada beberapa orang yang tidak merasakan efek samping apapun.

Menurut dokter penyakit dalam di Stony Brook, New York, Dr. Sunitha Posina, demam setelah vaksinasi menandakan tubuh sedang mengajarkan sistem kekebalan untuk mengenali dan menyerang virus.

"Dan meskipun Anda tidak demam, itu juga berarti Anda baik-baik saja. Vaksin masih berhasil," katanya, seperti dikutip Livestrong.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Amerika Serikat (CDC) menyarankan enam cara efektif untuk mengurangi efek samping vaksinasi. Berikut penjelasannya:

Sebelum divaksin, jangan konsumsi obat penghilang nyeri seperti ibuprofen (advil) atau acetaminophen (Tylenol).Menurut Dr. Sunitha, pengembang vaksin atau penelitinya tidak mengetahui bagaimana pengaruhnya terhadap sistem kekebalan dan karena mereka tidak memasukkan variabel ini ke dalam penelitian uji coba. Selain itu, tidak semua orang akan mengalami efek samping sehingga tidak ada alasan untuk mengkonsumsi obat.

Gunakan kompres dingin di area penyuntikkan. Basahi waslap dengan air dingin dan letakkan di lengan tempat Anda mendapat suntikan. Suhu dingin bisa membantu mengurangi pembengkakan. Sebaiknya, gunakan kain bersih yang dibasahi.

Gerakkan tangan atau berolahraga ringan untuk melancarkan aliran darah. Dengan melakukan ini akan meningkatkan peredaran darah dan melatih otot. Selain itu, menggerakkan anggota tubuh bisa mengurangi rasa sakit dan bengkak di tempat suntikan.

Rutin minum air untuk mencegah dehidrasi akibat demam. Demam membuat seseorang mudah berkeringat dan terserang dehidrasi yang membuat tubuh tidak nyaman.

Gunakan pakaian longgar, agar sirkulasi udara dalam tubuh berjalan lancar. Hal ini membuat tubuh lebih nyaman sehingga mudah berkeringat saat demam.

Minum obat nyeri pasca vaksinasi. Obat-obatan yang dijual bebas seperti aspirin, ibuprofen, atau antihistamin bisa membantu meredakan nyeri. Namun, terlebih dahulu dikonsultasikan dengan dokter. (CHE)

Simak penjelasan ringkasnya berikut ini:


8 komentar untuk “Enam Cara Efektif Kurangi Efek Samping Vaksinasi”

oleh Agua  3 bulan yang lalu

"Saya mau tanya ... Vaksin sinovac jarak vaksin pertama sama vaksin dua kan 28hari.. jika lagi sibuk boleh ngk lebih dari 28hari baru vaksin ke dua.."

oleh Vvv  3 bulan yang lalu

"Ccc"

oleh Ahahha  3 bulan yang lalu

"Bababsh"


Berikan Komentar: