Artikel

Kabar Baik, 22 Provinsi Nihil Kematian Covid-19

 
 | ArusBaik

ArusBaik.id – Pemerintah terus melakukan upaya untuk mencegah agar angka kasus Covid-19 di tanah air tidak naik lagi, termasuk mencegah terjadinya gelombang ketiga yang diperkirakan terjadi pada akhir tahun ini.

Sejauh ini, berbagai langkah dan strategi yang dilakukan pemerintah terbukti berhasil seperti kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bertingkat di setiap provinsi dan vaksinasi nasional.

Berdasarkan data dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, saat ini ada beberapa provinsi di Indonesia yang tidak ada angka atau nihil kematian Covid-19.

Provinsi tersebut yakni, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Banten, Kalimantan Utara, Sumatera Selatan, Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Selatan, Sumatera Barat, Papua.

Selain itu, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Kepulauan Riau, Gorontalo, Jambi dan Bengkulu.

Data update per Minggu (24/10) yang diunggah laman resmi covid19.go.id, menunjukkan total yang terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 4.240.019 jiwa. Pemerintah memeriksa 214.745 spesimen Covid-19 dalam 24 jam terakhir dan suspek 5.104.

Untuk angka kesembuhan naik 1.037 sehingga total kesembuhan mencapai 4.082.454. Sementara angka kematian berjumlah 143.205. Secara keseluruhan, saat ini kasus aktif berjumlah 14.360 karena telah turun sebanyak 443 kasus.

Mengenai vaksinasi yang terus digencarkan pemerintah, dari total sasaran 208.265.720, sebanyak 113.032.768 sudah melakukan vaksin tahap pertama. Sebanyak 67.915.440 sudah melakukan hingga vaksin tahap kedua dan 1.102.824 telah mencapai vaksin tahap ketiga. (DIN)


5 komentar untuk “Kabar Baik, 22 Provinsi Nihil Kematian Covid-19”

oleh Afifah riska  1 bulan yang lalu

"Mantapp, semoga terus berlanjut"

oleh Cindy claura  1 bulan yang lalu

"Gencarkan vaksin dan jaga prokes inshallah kita semua bisa pulih"

oleh Pinkan halim  1 bulan yang lalu

"Berusaha terus sampai seluruh kota yg nihil kematiannya akibat covid-19"


Berikan Komentar: