Artikel

Berduka, Mereka Korbankan Nyawa Tangani Corona

 
 | ArusBaik

ArusBaik.id - Tenaga kesehatan menjadi kelompok paling rentan terpapar Covid-19 karena berada di garda terdepan.

Lonjakan kasus Covid-19 beberapa waktu belakangan membuat fasilitas kesehatan (faskes) penuh. Akibatnya, tenaga kesehatan (nakes) pun semakin berisiko terpapar virus Corona.

Di Wisma Atlet, baru perdana ada nakes gugur. Adalah Liza Putri Noviana, nakes perdana yang gugur di Wisma Atlet. Ia jadi nakes di Wisma Atlet sejak awal pandemi Covid-19.

Pada 3 Juni lalu Liza dinyatakan positif Covid-19, dan dirawat di IGD Wisma Atlet. Kemudian dia mendapat perawatan di ruang HCU dan ICU, menggunakan ventilator, dan sempat dirujuk ke RSU Persahabatan. Namun kondisinya terus menurun.

Di Bekasi, seorang nakes gugur dalam kondisi hamil. Ia berprofesi sebagai bidan di salah satu rumah sakit di Bekasi dan terpapar Covid-19.

Nakes ini sedang mengandung anak keduanya. Ia meninggal pada Rabu 23 Juni 2021. Suaminya juga seorang nakes yaitu perawat yang juga pahlawan di saat pandemi Covid-19.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Adib Khumaidi mengatakan peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia pasca libur Lebaran menyebabkan peningkatan angka penularan virus corona. Akibatnya sejumlah daerah kewalahan menangani pasien.

“Kondisi ini berkaitan dengan overload Bed Occupancy Rate (BOR) di seluruh fasilitas kesehatan, baik di puskermas maupun rumah sakit. Faskes penuh berisiko paparan yang cukup tinggi pada nakes,” kata Adib dikutip dari Kompas.com, Sabtu (26/6).

Data tenaga kesehatan (nakes) yang meninggal dunia karena Covid-19 per Mei Juni 2021 adalah:

  1. Dokter: 401 dokter (24 Juni 2021)

  2. Perawat: lebih dari 315 perawat (18 Mei 2021)

  3. Tenaga laboratorium medis: lebih dari 25 orang

  4. Dokter gigi: lebih dari 43 dokter

  5. Apoteker: lebih dari 15 orang

  6. Bidan: lebih dari 150 orang (Februari 2021).

Gugurnya para nakes ini menjadi peringatan bagi kita untuk lebih disiplin prokes. Selain melindungi diri, disiplin prokes juga berarti kita membantu para nakes. (CHE)

Simak videonya berikut ini:


0 komentar untuk “Berduka, Mereka Korbankan Nyawa Tangani Corona”
Berikan Komentar: